Memotret Obyek Dengan Menggunakan Teknik Bulb

Bulb merupakan salah satu teknik fotografi yang menampilkan hasil foto dari cahaya. Hal itu berarti, bahwa Anda dapat menggambarkan suatu objek dengan cahaya itu sendiri. Nantinya, teknik bulb akan menghasilkan sebuah garis atau gambar yang terbentuk dari sumber cahaya yang digunakan. Sehingga apabila didefinisikan, bulb berarti pengaturan kecepatan rana pada kamera yang disesuaikan dan memungkinkan untuk waktu pemaparan yang lama.

Pada teknik memotret dengan menggunakan bulb, kecepatan rana akan diatur selambat mungkin, dan lama pemaparan rana dikendalikan langsung oleh fotografer. Karena kecepatan rana diatur lambat, maka pergerakan cahaya akan dapat ditangkap oleh kamera dan membentuk sebuah garis atau gambar. Teknik Bulb Fotografi saat ini sudah banyak dikembangkan, sumber cahayanya pun sangat beragam, mulai dari yang natural seperti lampu mobil di jalan, sampai sumber cahaya yang memang dibentuk dengan sengaja.

Untuk mendapatkan gambar dengan teknik ini, hal yang perlu diperhatikan yaitu amera tidak boleh bergetar sedikit pun. Penggunaan tripod atau dengan meletakkan kamera di tempat yang datar menjadi salah satu faktir penting dalam menghasilkan foto yang bagus. Getaran yang muncul dari tangan dapat menyebabkan gambar menjadi kabur atau blur. Teknik ini juga akan lebih maksimal jika dilakukan dalam keadaan gelap atau minim cahaya, sehingga cahaya yang diambil bisa terlihat jelas.

Berikut tips yang bisa kamu lakukan saat mengunakan teknik Bulb Fotografi :

  1. Persiapkan Kamera

Anda boleh menggunakan kamera DSLR biasa, yang penting adalah kamera tersebut dapat diatur kecepatan shutter speed-nya.

  1. Persiapkan Tripod

Penggunaan tripod menjadi hal yang sangat mendasar dalam pemotretan dengan teknik bulb. Hal itu bertujuan untuk menghindari terjadinya getaran yang dapat merusak hasil gambar menjadi blur.

  1. Atur Kecepatan Rana

Gunakan mode BULB pada pengaturan kecepatan rana (shutter speed). Dengan menggunakan mode ini, pengambilan cahaya akan berlangsung selama Anda masih menekan tombol pengambilan gambar. Anda juga bisa mengatur kecepatan rana pada pengaturan lebih dari 3 detik.

  1. Atur Diafragma

Atur diafragma ke bukaan F9 atau lebih untuk memaksimalkan cahaya.

  1. Gunakan Fitur Timer

Untuk menghindari getaran di tangan, Anda juga bisa menggunakan timer. Penggunaan timer akan memberikan jeda dalam pengambilan gambar, sehingga kamera berada dalam keadaan diam saat pengambilan gambar dimulai. Disamping timer, Anda juga bisa menggunakan cable release yang bertujuan juga untuk meminimalisir terjadinya getaran saat pemotretan berlangsung.

  1. Perencanaan dan Persiapan

Persiapkan gambar yang ingin dibuat. Kalau Anda ingin memotret lampu kendaraan, pilihlah waktu dan tempat yang tepat sebelumnya. Misalnya, tempat yang cukup ramai namun tidak macet, sehingga cahaya tidak diam melainkan bergerak.

  1. Kreatif dan Terus Mencoba

Kreatiflah dalam memilih objek gambar dan juga sumber cahaya yang akan digunakan dalam pemotretan. Anda bisa menggunakan bermacam sumber cahaya, seperti kembang api, senter, lilin, obor, atau yang lainnya.(Rul)

 

 

About the author

Related

JOIN THE DISCUSSION