Manfaat Cropping Dalam Menyusun Komposisi Foto

Cropping mungkin cukup jarang Anda gunakan dalam proses editing, namun tool ini merupakan tool ampuh untuk memperbaiki komposisi. Fotografer professional akan berfikir tentang crop apa yang akan dilakukan untuk menghasilkan komposisi yang lebih menarik. Cropping memang bisa dilakukan sebelum menekan tombol shutter, yang artinya merubah sudut pandang atau menghilangkan hal yang tidak diperlukan, tetapi dalam proses editing Anda juga bisa melakukannya.

Lebih Dari Memperbaiki

Masalahnya, cukup banyak fotografer berfikir bahwa cropping hanya berfungsi untuk memperbaiki apabila terdapat sesuatu yang salah pada foto. Namun para fotografer professional menggunakannya lebih dari itu, yakni untuk merubah proporsi dari panjang pendek tepian gambar. Kamera Digital SLR menggunakan format panjang yang tidak akan sesuai dengan setiap subjek atau bisa dikatakan hanya sedikit subjek saja yang tercover. Para fotografer professional akan menggunakan persegi panjang yang lebih pendek seperti 6:4,6:5,6:7, atau 6:8 dan bahkan terkadang menggunakan persegi dengan ukuran 6:6.

Sementara itu, format ukuran standart kamera adalah 6.5 x 8.5 inci atau secara perbandingan rasio 13:17. Kadang disaat Anda melihat gambar dengan fotmat 5:4, maka Anda akan langsung menghubungkannya dengan gambar yang dihasilkan oleh para professional, karena memang ukuran persegi atau persegi panjang yang agak pendek merupakan “ciri” mereka.

Cropping merupakan tool yang sangat powerful dan bukan hanya menghilangkan masalah dalam foto. Banyak subjek akan tampil lebih nyaman dengan border yang lebih pendek. Gunakan cropping 3:2 pada gambar APSC maupun gambar full frame akan memberikan proporsi 6x8cm yang akan menjadikan  gambar lebih enak dipandang.(Rul)

 

About the author

I'm Jornalist and Photographer

Related

JOIN THE DISCUSSION