Penggunaan Angle Yang Pas Pada Fotografi Mainan

Salah satu genre fotografi yang terbilang jarang dibahas adalah fotografi mainan. Entah karena melibatkan objek yang berukuran kecil, atau mainan yang kadang “kurang menarik” sehingga banyak orang tidak meliriknya. Kreatifitas merupakan salah satu aspek penting dalam fotografi. Dengan penglihatan atau insting tajam dari seorang fotografer, mainan yang tadinya biasa bisa terlihat istimewa. Mereka juga mampu memilih benda dengan jeli untuk digunakan sebagai objek. Hal ini tentu butuh latihan, karena bila hanya mengandalkan kemampuan kamera saja, umumnya hasil foto yang diperoleh tidak akan optimal. Pemahaman secara menyeluruh diperlukan untuk mendapatkan foto mainan yang menarik. Mulai dari pemilihan lensa, aksesori pendukung, lighting, penyusunan komposisi, sudut yang digunakan dan editing untuk memberikan sentuhan akhir.

Dunia mainan merupakan ajang kreatifitas tanpa batas, karena Anda bisa mengatur hampir segalanya. tata letak objek, pencahayaan, memilih lokasi, serta angle yang digunakan. Mainan bergerak juga bisa di eksplorasi dengan shutter speed berbeda untuk menghasilkan gambar anti boring. Penggunaan angle yang berbeda ternyata sangat berpengaruh terhadap hasil akhir, dan berikut adalah penjelasannya :

Eye level

Sudut pengambilan gambar ini merupakan ketinggian yang setara dengan tinggi mata objek dan paling umum digunakan. Angle ini memberikan banyak kauntungan seperti lebih mudah mendapatkan fokus. area mata biasa menjadi titik fokus dan hal ini bisa ditampilkan dengan sangat baik dan proporsional menggunakan eye level.  Berbeda dengan sudut tinggi yang menjadikan tanah sebagai background,  dengan eye level, background nampak terpisah dari objek. Cara ini juga ampuh untuk menghasilkan bokeh dengan bantuan lensa yang memiliki bukaan lebar serta jarak yang cukup pendek dengan objek. Namun yang menjadi masalah adalah, terkadang Anda harus siap kotor atau membawa perlengkapan tertentu sebagai alas dan penahan kamera.

High Angle Dan Low Angle

High angle digunakan untuk mendapatkan kesan luas. Karena, dengan meninggikan kamera maka cakupan area daratan akan lebih luas. Penggunaan high angle, yakni menempatkan kamera lebih tinggi daripada objek. Kesan yang dihasilkan  kebalikan dari low angle yang memberikan kesan kokoh dan dominan. High angle justru memberikan kesan kecil, lucu dan lemah. Namun kelebihan dari high angle adalah sudut yang luas sehingga mampu memasukkan elemen-elemen yang diperlukan serta view yang unik.

Baik low maupun high angle merupakan cara untuk menghasilkan perspektif yang unik dari gambar pada umumnya. Untuk mendapatkan objek lebih powerfull, maka Anda bisa memposisikan kamera lebih rendah atau biasa disebut dengan low angle. Low angle dapat digunakan untuk menunjukkan kesan tangguh, kuat, gagah, kokoh dan lain sebagainya. Sudut ini juga kerap digunakan saat fotografer menghadapi benda benda meninggi seperti pohon dihutan ataupun gedung pencakar langit dipeerkotaan. Sudut rendah juga banyak digunakan ketika seorang fotografer berhadapan dengan area reflektif seperti genangan air yang mampu menghasilkan komposisi balance akibat refleksi suatu benda. Low angle juga mampu memperkuat leading lines atau garis yang memandu mata menuju objek target.

Salah satu fotografer mainan yang terkenal adalah Kim leurenberger. Fotografer ini bisa menjadi inspirasi untuk Anda yang ingin belajar fotografi mainan. Kim menghasilkan gambar yang unik, penuh imajenasi, dimana orang lain tidak menduga sebelumnya bahwa mobil mainan sederhana bisa menghasilkan gambar yang amat luar biasa. Genrenya tidak biasa yakni travelling toys car, dan dia percaya bahwa “everything is interesting”. Dalam pandangan Kim, sebuah gambar harus mampu bercerita. Kadangkala kreatifitas dan inspirasi Anda menurun, namun dibutuhkan usaha untuk mendapatkannya kembali.

Pada awalnya Kim memang memiliki ketertarikan pada barang barang kuno atau klasik, karena merupakan benda yang memiliki cerita. Dan disanalah Kim ingin membantu benda – benda tersebut bercerita. Kim juga senang travelling dan pada akhirnya dia mampu menggabungkan semuannya dalam satu project yakni travelling cars adventure yang merubah karir dan hidupnaya.

Style kim adalah menggunakan low angle dengan bukaan aperture yang lebar. Kim suka bermain dengan refleksi dan landscape dimana dia menempatkan mainan disana. Awalnya kim menggunakan kamera iphone untuk memotret semua benda mainan tersebut. Namun ia merasa tidak mampu menghasilkan foto dengan efek bokeh yang diinginkan. Dan dengan kamera Digital SLR serta lensa fixed 50mm, akhirnya Kim mendapatkan bokeh sesuai yang ia kehendaki. Kim sangat menyukai model mainan volkswagen, vw beatle warna merah maupun biru yang nampak feminim dan memiki bentuk yang menarik.(MYd)

 

About the author

I'm Jornalist and Photographer

Related

JOIN THE DISCUSSION