Denny Tjan : Untuk Hasilkan Foto Beauty Bagus, Harus Punya Konsep

Menampilkan sisi keindahan serta kecantikan seorang wanita melalui karya foto atau yang lebih dikenal dengan istilah beauty photography, memang sudah menjadi salah satu daya Tarik tersendiri dalam dunia seni fotografi, khususnya bagi fotografer pria. Namun untuk bisa secara maksimal melakukannya, seorang fotografer tentu tidak bisa sembarangan asal memotret. Diungkapkan oleh fotografer profesional Denny Tjan, ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan sebelum melakukan sesi pemotretan.

“ Untuk bisa menghasilkan foto beauty yang menarik, disamping penguasaan teknik fotografi, seorang fotografer haruslah memiliki konsep yang unik serta menarik. Kemudian guna merealisasikan konsepnya tersebut, fotografer juga harus paham betul untuk menggunakan model yang tepat. Selanjutnya, make up juga harus sesuai dengan konsep yang ingin kita buat. ” ucap Denny saat ditemui di kawasan Casablanca, Kuningan, Jakarta Selatan.

Lebih jauh pria yang mulai memotret sejak tahun 2007 silam ini menambahkan, bahwa peran make up menjadi sangat penting dalam pemotretan beauty. “ Oleh sebab itu, sebagai fotografer kita harus berdiskusi dengan make up art  tentang konsep foto yang hendak kita buat. Hal ini dilakukan agar juru rias memahami serta bisa mengikuti apa yang kita mau. “ jelasnya.

Sementara saat disinggung tentang lensa apa yang pas digunakan untuk pemotretan beauty, fotografer yang memulai karirnya dengan memotret wedding ini lebih memilih menggunakan lensa ber-focal length tunggal alias lensa fix. Ada dua jenis lensa yang menjadi andalannya saat melakukan pemotretan beauty maupun portrait, yakni lensa fix 85mm dan juga lensa 105mm macro.

Pada kesempatan yang sama ia menjelaskan, bahwa perkembangan fotografi di Indonesia terutama untuk genre beauty photography sangatlah pesat. Hal ini disebabkan banyaknya brand – brand lokal yang membutuhkan foto beauty guna mengiklankan produknya. “ Dan seiring makin berkembangnya dunia fotogtrafi di tanah air, tentunya juga akan bermunculan fotografer – fotografer baru yang dapat menjadi kompetitor. Oleh karenanya menjadi penting bagi seorang fotografer untuk lebih meningkatkan kemampuan memotretnya serta terus menjalin kerjasama dengan klien, model dan juga tim kerja. “ tegas fotografer professional yang sering menggarap project pemotretan untuk iklan tersebut.(Rul)   

 

About the author

I'm Jornalist and Photographer

Related

JOIN THE DISCUSSION