Ibu Hamil, Jangan Pilih 4 Menu Ini saat Sarapan!

Saat hamil, asupan makan yang tepat tentu menjadi kunci pemenuhan gizi ibu yang baik. Oleh sebab itu, ibu hamil selalu dianjurkan untuk makan dengan porsi dan jenis yang tepat. Melakukan makan secara teratur, yakni 3 kali makan utama dan camilan setiap 2 – 3 jam sekali, merupakan kebiasaan yang baik untuk ibu hamil.

Akan tetapi, ada waktu makan yang harus mendapatkan perhatian ekstra saat hamil, yaitu sarapan. Makan pagi alias sarapan, menjadi tantangan tersendiri bagi ibu hamil, utamanya saat kehamilan masih berada pada trimester awal. Mual dan muntah menjadi alasan ibu hamil menjadi malas untuk melakukan sarapan.

Meksipun kondisi tersebut bisa terlewati dengan bertambahnya usia kehamilan, sarapan juga tetap tidak boleh dilakukan secara asal saja oleh ibu hamil, mengapa? Asal menentukan menu sarapan bisa menyebabkan terjadinya gangguan pencernaan. Kondisi ini akan semakin besar kemungkinan terjadinya mengingat kehamilan akan menyebabkan tubuh ibu menjadi lebih sensitif.

Jika terjadi gangguan kesehatan pada ibu karena pemilihan menu sarapan yang sembarangan, maka ibu hamil tentu tidak bisa optimal melakukan aktivitas hariannya. Berikut ini adalah beberapa menu makanan yang sebaiknya tidak dipilih oleh ibu hamil.

  1. Makanan Dengan Santan Kental

Lontong dengan sayur dengan kuah santan kerap dipilih sebagai menu sarapan di sejumlah daerah. Sajian ini memang cukup praktis, namun jika kuah santan yang digunakan adalah santan kental dan dikonsumsi berlebihan, maka bisa jadi metabolisme tubuh ibu saat awal hari menjadi lebih berat dan terganggu. Hal ini bisa menyebabkan gangguan pada pencernaan, seperti munculnya rasa begah, perut tidak nyaman dan menggangu aktivitas awal hari.

  1. Makanan Yang Menggunakan Sambal

Cukup banyak menu sarapan yang kerap menggunakan sambal sebagai pelengkap menunya. Jika pada kondisi normal, tubuh ibu baik-baik saja saat mengonsumsi sambal di pagi hari, maka hal ini belum tentu akan terjadi pula saat hamil. Kondisi tubuh yang sensitif, ditambah pencernaan yang masih kosong ketika sarapan, membuat sambal tidak dianjurkan untuk dikonsumsi ibu hamil saat pagi hari. Kondisi ini bisa meningkatkan risiko terjadinya diare yang juga akan membuat asupan gizi makin berkurang serta menyebabkan ibu hamil mengalami dehidrasi.

  1. Makanan Yang Terlalu Manis

Pancake dengan saus manis buatan dan topping krim kocok manis, menjadi salah satu menu makanan favorit saat sarapan. Namun menu tersebut kurang tepat dipilih oleh ibu hamil untuk sarapan, mengapa?. Dengan mengkonsumsi makanan manis saat perut masih kosong akan berisiko membuat ibu semakin craving akan makanan-makanan manis tersebut. Ibu hamil bisa jadi sulit mengontrol porsi makanan manisnya.

Makanan yang banyak mengandung gula, akan cepat meningkatkan dan cepat pula menurunkan kadar gula darah dalam tubuh. Kondisi ini akan membuat tubuh merasa lebih mudah lapar. Disamping itu, kadar gula darah menjadi kurang terkontrol dan meningkatkan risiko ibu hamil mengalami diabetes saat kehamilan.

  1. Makanan Yang Banyak Mengandung Gas

Makanan yang memiliki kandungan gas tinggi dapat menyebabkan perut ibu mengalami kembung atau begah. Kondisi ini bisa jadi semakin besar kemungkinan terjadinya karena kondisi tubuh ibu yang sensitif. Oleh karena itu, ibu hamil sebaiknya menghindari terlebih dahulu makanan bergas, utamanya sayuran yang bergas, seperti sawi atau kubis ketika sarapan.

Selain makanan, perhatikan pula bahwa minuman bersoda juga memiliki kandungan gas yang dapat mengganggu kondisi kesehatan pencernaan ibu di awal hari. Jadi, hindari dulu jenis makanan dan minuman yang mengandung gas saat sarapan.(ARa)

 

About the author

I'm Jornalist and Photographer

Related

JOIN THE DISCUSSION