10 Hal Yang Jadi Penyebab Anda Sering Sakit Kepala

Penyebab sakit kepala yang terasa secara terus-menerus mungkin tidak sama antara satu orang dengan yang lainnya. Sakit kepala adalah salah satu penyakit yang membuat orang jadi tidak nyaman. Bahkan jika pada situasi yang kronis atau parah, penderita biasanya merasa tidak dapat berdiri karena rasa sakit yang ekstrem. Mungkin di benak Anda akan muncul pertanyaan kenapa sering sakit kepala? Apa penyebab sering sakit kepala? Percaya atau tidak, ternyata kepala yang sering sakit bisa disebabkan oleh kebiasaan sehari-hari yang tidak Anda sadari. Berikut 10 faktor penyebab sakit kepala:

  1. Cuaca

Cuaca menjadi pemicu utama munculnya sakit kepala. Meskipun tidak setiap jenis cuaca menimbulkan sakit kepala, namun ketika cuaca berubah panas, perubahan tingkat kelembapan dan tekanan udara dapat mengubah zat kimiawi dalam otak, yang kemudian memicu sakit kepala. Memang tak mungkin Anda mengubah kondisi cuaca, namun Anda bisa mempersiapkan diri terhadap serangan sakit kepala dengan selalu membawa obat pereda rasa sakit.

  1. Stres

Sekitar dua per tiga orang menyalahkan stres sebagai penyebab sering sakit kepala. Faktanya, sakit kepala hadir justru setelah masa stres berakhir. Penyebabnya adalah hormon yang tengah aktif untuk melawan stres tiba-tiba turun, yang kemudian memicu saluran darah membesar dan bereaksi, hingga memicu sakit kepala. Stres juga dapat menyebabkan ketegangan di area leher, bahu, dan otot kepala. Hal ini lebih lanjut mempengaruhi postur serta makin parah jika penderita dalam posisi duduk di depan komputer terlalu lama dan jarang melakukan pekerjaan fisik.

Sering memicingkan mata ketika membaca, juga dapat menimbulkan ketegangan otot kepala. Semua itu hal-hal yang memicu sakit kepala akibat stres. Cegah hal ini terjadi dengan menemukan cara mengontrol stres, misalnya dengan teknik relaksasi seperti laihan pernapasan atau yoga.

  1. Hormon

Bila Anda seorang wanita, maka pastinya sudah tak asing dengan hormon yang dapat memicu sakit kepala, terutama hormon yang muncul pada masa menstruasi. Hal ini dapat disebabkan oleh turunnya tingkat estrogen ketika menstruasi, dan memicu sakit kepala. Anda tak dapat mengubah siklus menstruasi tanpa berkonsultasi kepada dokter. Jika sakit kepala amat parah, mereka bisa memberikan obat yang dapat membantu kondisi ini.

  1. Diet

Diet berperan penting dalam kesehatan Anda secara keseluruhan, dan bisa jadi faktor penting yang memicu sakit kepala. Beberapa makanan dipercaya sebagai pemicu adalah keju (terutama keju yang lembut), coklat, buah-buahan asam, daging yang diawetkan, kacang-kacangan, panganan asin, dan makanan MSG. Es krim pun bisa memicu sakit kepala bagi sebagian orang, meski hanya beberapa menit saja. Cobalah untuk mengurangi konsumsi makanan tersebut sehingga kemungkinan sakit kepala dapat diperkecil.

  1. Minum

Mengkonsumsi terlalu banyak minuman tertentu seperti teh, kopi atau alkohol dipercaya dapat memicu hadirnya sakit kepala. Batasi asupan teh ataupun kopi dalam satu hari, dan sertai dengan air putih. Dehidrasi merupakan salah satu sebab timbulnya sakit kepala.

  1. Terlambat Makan

Pemicu lain terjadinya sakit kepala adalah terlambat makan. Ketika Anda terlambat makan, hal itu dapat  membuat tingkat gula darah menurun, yang kemudian mendorong sakit kepala. Banyak makan gula juga dapat memicu serangan sakit kepala. Penyebabnya adalah peningkatan gula darah secara cepat. Untuk itu, disarankan mengkonsumsi makanan sehat yang bisa mencegah Anda terhindar dari sakit kepala.

  1. Kurang Tidur

Kurang tidur juga menjadi salah satu pemicu munculnya sakit kepala. Ikuti pola tidur yang berimbang: tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari, termasuk akhir pekan.

  1. Terlalu Banyak Olahraga

Olahraga baik untuk kesehatan, namun terlalu memforsir fisik akan memicu terjadinya sakit kepala. Olahraga meningkatkan sirkulasi darah di kepala dan leher yang menyebabkan pembuluh darah membesar, sehingga dapat menyebabkan sakit kepala. Berolahragalah secara seimbang, sekitar tiga sampai lima kali seminggu dapat membantu menghilangkan stres dan mencegah sakit kepala.

  1. Postur Malas

Postur badan yang malas-malasan, menekuk akan meningkatkan tekanan di punggung dan leher. Kondisi ini  dapat menjadi penyebab utama sakit kepala akibat ketegangan. Hindari posisi tubuh yang sama dalam waktu lama dan berlatihlah duduk dengan tegak dengan punggung yang lurus.

  1. Menggesekkan Gigi

Sakit kepala pada beberapa orang dapat disebabkan oleh kebiasaan menggesekan gigi di malam hari. Untungnya dokter gigi telah menciptakan alat pelindung gigi yang mencegah gigi bergesekan saat tidur.

Itulah berbagai faktor penyebab sakit kepala. Jika kepala sering sakit meski sudah mengubah kebiasaan, maka segeralah konsultasikan ke dokter.(ARa)

 

About the author

I'm Jornalist and Photographer

Related

JOIN THE DISCUSSION