3 Genre Fotografi Yang Cocok Bagi Para Pemula

Fotografi merupakan proses atau metode guna menghasilkan gambar dari suatu objek dengan cara  merekam pantulan cahaya yang mengenai objek tersebut. Dan untuk mewujudkan hal itu digunakan  media yang peka terhadap cahaya yaitu kamera. Untuk Anda yang ingin belajar mendalami seni fotografi supaya menjadi fotografer professional, tentunya perlu memahami ilmu dasar fotografi. Disamping itu, Anda juga perlu mempelajari beragam aliran fotografi agar nantinya mengerti genre apa yang ingin benar-benar ditekuni. Genre dalam fotografi yang dipelajari tersebut nantinya dapat membantu Anda mengenal talenta yang dimiliki. Kali ini redaksi akan sedikit mengupas mengenai genre – genre fotografi apa saja yang banyak diminati oleh sebagian besar fotografer khususnya mereka yang masih pemula.

  1. Food Photography (Fotografi Makanan)

Dalam pengertian sederhana, genre ini adalah teknik memotret makanan supaya terlihat jadi lebih menarik dan memiliki nilai artistik. Dalam industri kuliner, seperti produsen makanan, rumah produksi, periklanan, hotel, kafe, dan lainnya, food photography sangatlah dibutuhkan. Oleh sebab itu, para fotografer makanan semakin dicari karena biasanya digunakan untuk membuat kemasan suatu produk atau iklan. Hanya saja dibutuhkan keterampilan dan peralatan yang berkualitas baik untuk menangkap esensi dari makanan yang hendak dijadikan sebagai objek foto.

  1. Landscape Photography (Pemandangan)

Genre fotografi yang satu ini sangat cocok bagi Anda yang gemar melakukan traveling dan mengabadikan panorama indah. Landscape Photography menunjukan ruang dalam dunia yaitu pemandangan alam, yang terkadang luas dan seolah tak berujung, tapi kadang juga mikroskopis. Foto landscape biasanya menangkap kehadiran alam tetapi juga dapat fokus pada buatan manusia. Tipe foto ini biasanya digunakan pada kalender, kartu pos, dan memorabilia.

  1. Potrait Photography (Foto Subjek Manusia)

Aliran fotografi ini mengekspose seseorang atau beberapa orang yang menampilkan ekspresi, kepribadian dan suasana hati. Seperti jenis lain potret, fokus foto adalah seputar area wajah seseorang, meskipun seluruh tubuh dan latar belakang dapat dimasukkan pula. Sebuah potret sering menunjukkan orang yang melihat secara langsung pada kamera. Tidak seperti banyak gaya fotografi lain, subjek fotografi potret seringkali model non-profesional. Contohnya seperti potret keluarga memperingati acara-acara khusus, seperti wisuda atau pernikahan, mungkin secara profesional diproduksi atau mungkin vernakular dan yang paling sering dimaksudkan untuk melihat pribadi bukan untuk pameran.(Rul)

 

 

About the author

I'm Jornalist and Photographer

Related

JOIN THE DISCUSSION