Cara Mudah Mengurangi Efek Flare Pada Foto

Yang dimaksud efek Flare pada foto yaitu kilauan warna berbentuk bulatan tertentu yang akan muncul akibat subjek berhadapan langsung dengan sumber cahaya. Pada seni fotografi, terdapat dua jenis flare yang perlu diperhatikan. Yang pertama disebut dengan specular flare yaitu flare yang akan muncul di sepanjang frame pada foto. Sedangkan yang kedua, disebut dengan veiling flare yang mana masuk ke bagian gelap dalam foto sehingga mengurangi kontras, ketajaman dan definishing detail. Lantas bagaimana caranya untuk mengurangi flare pada foto?

Masalah flare tersebut sebetulnya bukan hanya dialami oleh fotografer pemula saja, tetapi bisa juga terjadi pada orang yang sudah profesional sekalipun. Flare biasanya juga terjadi diakibatkan dari kualitas optik maupun coating lensa yang dipakai. Dalam dunia fotografi, mengurangi efek flare pada foto sangatlah penting,  pasalnya flare sangat mengganggu karena dapat menutupi objek yang sedang difoto.  Namun untuk dunia sinematografi, efek flare lensa justru menjadi daya tarik sendiri. Nah, untuk menghindari flare, sebaiknya usahakan agar cahaya tidak langsung menabrak bagian depan lensa. Dan untuk tips lainnya, mari disimak uraian berikut ini.

  1. Mengurangi Flare Dengan Tangan

Jika objek yang akan Anda potret berada tepat berhadapan dengan lensa kamera, langkah yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan tangan. Anda bisa menggunakan ibu jari untuk menutupi cahaya matahari. Menggunakan ibu jari untuk mengurangi flare bisa dilakukan dengan cara berikut:

  • Atur pengambilan foto sesuai dengan angle yang diinginkan.
  • Selanjutnya setting kamera pada pengaturan ideal mulai dari shutter speed, aperture dan ISO.
  • Setelah settingan kamera sudah benar, lalu gunakan ibu jari untuk menghalangi matahari pada frame.
  • Agar tidak kesulitan saat mengontrol kamera dengan mengangkat jari, maka gunakan hitungan mundur 2 detik caranya dengan mengubah drive mode kamera.
  1. Mengubah Posisi

Tips lainnya yang cukup mudah adalah dengan mengubah posisi angle atau mengubah sudut pengambilan gambar. Namun cara ini tentunya akan berakibat foto yang dihasilkan tidak sesuai dengan yang Anda inginkan. Tetapi jika cara pengambilan posisi dilakukan dengan tepat, maka objek gambar akan tetap terlihat menarik.

  1. Gunakan Lensa Hood

Lensa hood atau tudung lensa sangat tepat untuk mengatasi flare pada foto. Biasanya lensa hood ini dipasang pada ujung lensa semacam pelindung bagian optik lensa. Lensa hood berfungsi seperti layaknya Anda sedang menggunakan topi di bawah teriknya sinar matahari. Tapi sayangnya, mengurangi flare pada foto dengan menggunakan lensa hood ini terkadang dinilai tidak begitu efektif bila digunakan pada lensa wide. Karena lensa wide dikenal sangat rentan terkena flare.

  1. Pilih Coating Lensa Berkualitas Baik

Seperti yang telah disebutkan di atas, bahwa flare bisa muncul karena kualitas coating lensa yang kurang baik. Biasanya lensa yang modern seperti sekarang ini sudah dirancang pada bagian optik dilapisi dengan teknik tertentu, sehingga dapat mengurangi adanya flare pada gambar. Maka dari itu, sebelum memilih lensa, sebaiknya pastikan bahwa lensa tersebut menggunakan teknik yang sudah mereduksi flare.

  1. Rawat Lensa Agar Tidak Kotor dan Berembun

Kadangkala kita lupa untuk merawat lensa kamera ketika sudah digunakan. Hal ini sebetulnya tergolong mudah dilakukan namun jarang diperhatikan yakni melakukan perawatan terhadap lensa secara rutin agar tidak menimbulkan flare pada gambar ketika digunakan. Hal ini bisa terjadi jika lensa berada di tempat yang lembab. Sebaiknya gunakanlah silica gel agar lensa kamera tidak mudah berembun atau berminyak. Selain itu, Anda juga dapat membersihkan secara rutin dengan kain pembersih lensa yang lembut.(Rul)

 

About the author

I'm Jornalist and Photographer

Related

JOIN THE DISCUSSION