Aksesoris Miliki Peran Penting Dalam Fashion Wanita

Berbicara fashion, pastinya juga tidak bisa lepas dari aksesoris sebagai pelengkap kesempurnaan tampilan Anda. Selama ini, aksesoris seperti kalung, gelang, cincin dan anting memang telah menjadi atribut yang tidak bisa dihindari bagi fashion wanita. Begitu banyak bentuk serta bahan yang digunakan sebagai aksesoris seperti emas, perak, permata hingga ke jenis batuan dan manik – manik kristal.

Di jelaskan oleh Sita Soerjo, salah seorang pengrajin aksesoris wanita, bahwa dari segi fashion peranan aksesoris dalam memperindah penampilan khususnya bagi para wanita sangat besar. “ Walaupun kita mengenakan pakaian yang biasa saja, tapi dengan penggunaan aksesoris yang tepat, itu bisa mendongkrak aura kecantikan seorang wanita. Jadi kalau kita berbicara fashion, aksesoris itu juga bagian penting yang tidak boleh dilupakan.” terang Sita.

Sebagai seorang pengrajin, Sita melihat bahwa saat ini penggunaan aksesoris dari waktu ke waktu mengalami perkambangan yang pesat. Begitu banyak bentuk serta bahan aksesoris yang digemari kaum wanita untuk dipadu-padankan dengan busana yang dikenakan. Adapun salah satu aksesoris yang diminati yakni berbahan basar amber atau getah tanaman yang sudah menjadi fosil.

Selain dapat mempercantik penampilan terang Sita, amber juga dipercaya membawa manfaat bagi kesehatan. Diantara manfaat dari amber tersebut yakni untuk paru – paru, pernafasan, termasuk juga dapat membantu penyembuhan alergi THT. “ Jadi selain bisa untuk tampil lebih fashionable, dengan menggunakan aksesoris dari amber juga bermanfaat untuk kesehatan. Itulah sebabnya kenapa gelang ataupun kalung dari bahan amber banyak disukai oleh konsumen. “ ucap Sita seraya menyebutkan, bahwa amber yang dia gunakan untuk aksesoris mayoritas berasal dari laut Baltic Polandia.

Disamping menggunakan amber, aksesoris seperti gelang, kalung, serta anting yang dibuatnya juga menggunakan berbagai jenis material. Ada manik – manik kaca dan kristal yang berasal dari berbagai negara seperti  Australia, Ceko, Polandia, serta Italia. “ Sedangkan yang menggunakan bahan mutiara, materialnya ada yang berasal dari Jepang. Sementara untuk manik – manik lokal, saya gunakan ada yang berasal dari Kalimantan.” ungkap wanita berdarah Polandia dan Jawa ini.

Sita optimis, bahwa kedepannya trend para wanita yang menggunakan aksesoris sebagai pelengkap fashion akan terus mengalami peningkatan. Selain bentuk dan bahannya yang beragam, aksesoris juga bisa memiliki nilai historis. “ Seperti yang saya punya, ada beberapa yang berasal dari peninggalan Oma (Nenek – Red) saya di Polandia. Dan aksesoris itu sudah turun temurun.” tegas pemilik brand pikiciku tersebut.(Rul)

 

About the author

I'm Jornalist and Photographer

Related

JOIN THE DISCUSSION

Comments

  • Lilizahar April 5, 2019 at 10:30 am

    Cantix

    Reply
    • syachrul Ibrahim April 5, 2019 at 2:02 pm

      Terima Kasih Mbak Lili Zahar

      Reply