Memahami Orientasi Vertikal Yang Dramatis

Cahaya merupakan elemen terpenting dalam fotografi, namun ada banyak hal lain yang mendukung terciptanya sebuah gambar yang baik. Komposisi merupakan cara menyusun elemen sehingga terciptalah sebuah gambar yang enak untuk dipandang oleh mata. Dalam membingkai gambar,  terdapat dua jenis orientasi, yakni orientasi vertikal yang akan menghasilkan gambar meninggi serta orientasi horizontal yang akan menghasilkan gambar melebar.

Dalam banyak kasus, orientasi vertikal sering digunakan dalam fotografi portrait dan orientasi horizontal sering digunakan untuk fotografi landscape. Banyak orang meyakini bahwa bentuk subjek akan mempengaruhi bagaimana kita membingkai gambar, lalu bagaimana penjelasannya?

Saat Anda mengisi frame dengan subjek tunggal (meninggi) seperti pohon, manusia, hewan (jerapah), gedung tinggi, puncak gunung, air terjun dan lain sebagainya, maka lebih cenderung menggunakan orientasi vertical. Hal tersebut dikarenakan faktor tidak perlu menyertakan elemen lain yang diperlukan. Sedangkan bila menggunakan pegangan horizontal, maka akan ada banyak area lain (yang tidak diperlukan) akan disertakan dalam gambar.

Subjek Lebih Tinggi Daripada Lebar

Hal yang menjadi kepercayaan umum adalah, jika subjek lebih tinggi daripada lebar maka “harus” menggunakan orientasi vertical, sehingga seluruh bagian dari subjek akan masuk frame dalam satu jepretan, dan tidak ada elemen mengganggu lain yang ikut masuk ke gambar. Sedangkan pendapat kedua adalah menggunakan orientasi horizontal tentunya dengan menyertakan area lain dengan alasan bahwa background merupakan bagian yang bisa menceritakan subjek secara utuh.

Refleksi

Ketika subjek berbentuk vertikal tercermin didalam air, maka Anda akan mendapatkan 2 subjek sekaligus. Dan ini merupakan keuntungan besar dalam menyusun komposisi, karena Anda tidak akan kesulitan mengisi frame. Dan dalam kasus refleksi, penggunaan orientasi vertical sangat diuntungkan.

Pengaruh orientasi vertikal

Orientasi ini memiliki kesan kekuatan atau power dan secara psikologis sudah tertanam dalam benak setiap orang. Ingat ketika kecil atau masa sekolah Anda disuruh berdiri dengan tegak, berbaris dengan rapi. Berbeda dengan garis horizontal yang memiliki kesan tenang, yang cocok untuk gambar gambar relax seperti landscape.

Tentu tidak ada suatu keharusan bahwa subjek berbentuk meninggi harus dibingkai secara vertikal atau sebaliknya subjek melebar dibingkai secara horizontal. Karena memang tidak ada aturan dalam fotografi yang merupakan kebebasan berekspresi. Namun artikel diatas akan membantu Anda untuk  menentukan orientasi manakah yang akan digunakan dan dengan tujuan apa Anda mendapatkan gambar.(Rul)

 

About the author

I'm Jornalist and Photographer

Related

JOIN THE DISCUSSION