Kurangi Noise Untuk Dapatkan Gambar Lebih Berkualitas

Disaat Anda memiliki kamera digital, baik kamera pocket maupun kamera DSLR professional, pastinya  akan selalu berurusan dengan noise. Noise merupakan dot atau titik pada gambar yang akan nampak lebih jelas bila gambar diperbesar, apalagi dicetak dalam ukuran yang besar.

Penyebab Noise

Noise berasal dari sensitivitas sensor kamera terhadap cahaya. Setiap kamera memiliki sensor yang mengumpulkan partikel cahaya menggunakan “kaleng” yang sangat kecil bernama photosites yang nantinya akan menjadi pixel dalam sebuah gambar. Sebagai contoh, bila kamera digital yang Anda  miliki mempunyai sensor 10 Mega Pixel, berarti disana terdapat 10.000.000 pixel yang ada pada sensor kamera. Ukuran photosites memiliki peran besar terhadap noise yang dihasilkan dalam sebuah gambar.

Secara umum, semakin kecil ukuran photosites maka semakin banyak noise yang dihasilkan. Apabila Anda bandingkan gambar yang dihasilkan oleh kemara DSLR 10 MP akan lebih bagus dibandingkan dengan kamera saku dengan sensor 10 MP. Hal ini diakibatkan oleh lebih besarnya ukuran sensor kamera DSLR, sehingga mampu mengakomodasi photosites yang berukuran lebih besar. Sementara itu, apabila Anda menggunakan kamera ponsel, maka akan mendapati noise lebih kentara bahkan disiang hari dengan cahaya yang cukup. Hal ini diakibatkan oleh kecilnya ukuran sensor yang dimilikinya.

Sumber noise yang kedua adalah sensitivitas sensor atau dikenal dengan ISO dalam istilah fotografi. Semakin tinggi nilai ISO maka akan semakin tinggi pula noise yang dihasilkan. Sebagai contoh, Anda meningkatkan ISO dari 100 menjadi 200 maka akan meningkatkan sensitivitas sensor 2x lipat, sehingga noise lebih banyak akan dihasilkan. Lantas apa jadinya jika kamera mempunyai sensor berukuran kecil dengan nilai ISO yang tinggi? Bukan hanya noise tinggi, namun juga warna yang sangat buruk, termasuk juga bentuk-bentuk yang terdistorsi.

Cara Turunkan Noise

Apabila Anda mendapati gambar yang memiliki noise, maka terdapat dua kemungkinan, yakni kamera tersebut memiliki sensor berukuran kecil dan atau level ISO yang tinggi. Hal pertama ukuran sensor yang kecil tentu tidak bisa dirubah. Namun bila Anda menginginkan sensor yang besar, maka jawabannya adalah menggunakan kamera full frame, yang tentu berharga jauh lebih mahal. Aspek kedua adalah nilai ISO yang tinggi yang bisa untuk diutak – atik. Supaya mendapatkan gambar minim noise, tentu Anda perlu menggunakan ISO rendah seperti 100 atau 200, dengan konsekwensi merubah setting yang lain seperti memperlambat shutter speed serta bukaan aperture yang lebih lebar.

Banyak kamera yang telah dilengkapi dengan fitur auto ISO pada kemera. Dengan fitur ini, kamera akan menentukan angka ISO apakah menaikkan atau menurunkan secara otomatis, tergantung dari pencahayaan yang ada. Namun untuk hasil yang lebih baik,  Anda dapat membatasi setting tersebut, jadi settinglah ISO untuk maximum sensitivity menjadi 800 (untuk kamera bersensor kecil) dan sekitar 1600 untuk kamera full frame. Disamping itu, ada cara lain untuk menurunkan noise apabila Anda terlanjur menghasilkan gambar yang memiliki noise tinggi. Yakni dengan menggunakan program editing seperti adobe photoshop maupun lightroom.(Rul)

 

About the author

I'm Jornalist and Photographer

Related

JOIN THE DISCUSSION