Mengenal Sosok Fotografer Profesional Ansel Adams

Ansel Adams adalah seorang fotografer professional sekaligus pemerhati lingkungan yang lahir di San Fransisco, California pada tanggal 20 Februari 1902. Ia merupakan putra dari Charles Hitchcock Adams (seorang pengusaha) dan Ibunya bernama Olive Bray. Ansel tumbun di sebuah rumah yang berada  di tengah bukit pasir Golden Gate. Pada tahun 1906, terjadi gempa besar dan disana ansel menderita luka patah hidung yang merubah penampilannya. Beberapa tahun berikutnya, bisnis ayah Ansel ambruk yaitu tepatnya pada tahun 1906.

Ansel Adams merupakan anak satu satunya dan terlahir saat sang ibu berusia hampir 40 tahun. Rasa malu akibat masalah keluarga serta bentuk hidung yang aneh, membuat Ansel Adams kecil memiliki masalah di sekolah. Ansel tidak berhasil di berbagai sekolah dimana orang tuanya mengirimnya. Sehingga ayahnya memutuskan untuk mengajari sendiri di rumah. Karena tidak hidup di lingkungan sekolah, bisa dibilang Anseladalah seorang penyendiri dan dia menemukan kebahagiaan di alam. Dan akhirnya, dia memutuskan untuk melakukan perjalanan panjang di Golden Gate. Setiap hari Ansel melalui jalan mendaki, bukit pasir atau jalan yang berkelok kelok disepanjang Lobos Creek, Baker Beach dan hingga kei ujung benua Amerika.

Di usianya yang ke 12 tahun, ia mulai belajar piano, dan kegemarannya pada musik menjadi pengganti sekolah formal yang tidak dia jalani. Musik menjadi pekerjaannya hingga berusia 18 tahun an, dan pada tahun 1920 Ansel beralih ke dunia fotografi. Ketekunan, disiplin, kecermatan dari belajar piano dia bawa ke dunia fotografi dan sangat berpengaruh terhadap selera seni seorang Ansel Adams.

Untuk memotret, Adams menggunakan kodak brownie yang diberikan oleh orang tuanya. Dia mendaki, memanjat, menjelajah untuk meningkatkan kemampuan fotografi dan pada tahun 1919, Iapun bergabung dengan Sierra club dan menghabiskan waktu pertama dari 4 musim panas di lembah Yosemite sebagai penjaga di Le Conte Memorial Lodge. Disana ia banyak berkenalan dengan pemimpin club yang merupakan pendiri dari gerakan konservasi Amerika. Dan Adams bertemu dengan calon istrinya, Virginia Best di Yosemite, kemudian menikah pada tahun 1928 dan dikaruniai 2 orang anak.

Sierra club merupakan tempat penting bagi perjalanan karir Ansel Adams, karena disanalah dia memulai karir dan sukses sebagai seorang fotografer. Tulisan dan gambar pertamanya muncul pada bulletin club di tahun 1922, dan dia mampu menggelar pameran tunggal pada tahun 1928 di markas club san fransisco. Setiap musim panas, klub mengadakan perjalanan selama sebulan yang baisanya beranggotakan 200an orang di Sierrra Nevada. Para peserta setiap hari mendaki ke tempat perkemahan baru yang indah, dan perjalanan tersebut disertai dengan juru masak dan pembawa barang. Ansel sangat menyadari, bahwa profesi fotografi sangat potensial dibandingkan dengan profesi sebagai pemain piano. Dan tepat pada tahun 1934, Adams terpilih menjadi anggota dewan direksi club dan sangat mapan sebagai seorang fotografer sekaligus pecinta alam.

Tahun 1927 merupakan tahun istimewa bagi Adams, karena disinilah dia menghasilkan karya Monolith the face of Half Dome. Adams berteman baik dengan seniman sekaligus tokoh asuransi yang kelak mambantunya melambungkak karir yakni Albert M Bender. Bender dengan telaten mempersiapkan dan menerbitkan portofolio pertama Adams.

Transisi adams dari musik ke fotografi tidak berlangsung sangat cepat, namun butuh waktu, dan keharidan Bender mampu melipatgandakan niat Adams. Selain melakukan pemotretan di Siera Nevada, Adams juga bepergian ke Southwest untuk bekerja dengan Mary Austin. Mereka bahkan menerbitkan buku dalam edisi terbatas yang diberi judul Taos Pueblo di tahun 1930. Pada tahun yang sama, ia bertemu dengan fotografer Paul Strand yang selanjutnya juga memiliki pengaruh yang besar terhadap karya – karyanya.

Pada tahun 1933, Adams melakukan kunjungan ke New York untuk bertemu dengan fotografer Alfred Stieglitz, seniman yang sangat dia kagumi. Mereka bertukar ilmu dan wawasan. Dan pada tahun 1933 ini pula, D’delphic gallery memberikan kesempatan Adams menggelar pameran untuk pertama kalinya . Seri pertama artikel Adams diterbitkan pada tahun 1934 dan pada tahun 1935 bukunya berjudul Making a Photograph diedarkan secara luas.

Meskipun mendapatkan pengakuan dari berbagai kalangan, namun Adams memiliki masalah finansial yang cukup berat sampai – sampai dia mengirimkan surat tertanggal 6 Agustus 1935 kepada wston yang berisi “saya sibuk tetapi saya bangkrut dan sepertinya tidak bisa memanjat pagar keuangan”. Adams terpaksa menjadi fotografer komersil untuk membayar tagihan bulanan. Bagi Adams, isu lingkungan sangatlah penting di Yosemite National Park, sistem pertamanan nasional dan juga pelestarian hewan-hewan liar. Dia sangat berfokus pada aspek spiritual dan emosional taman, hewan liar dan menentang dominasi orang-orang yang ingin mecari keuntungan sebesar besarnya.

Antara tahun 1929 sampai dengan 1942 reputasi dan karya adams berkembang pesat. Bidikannya pun juga sangat beragam mulai foto close up sampai dengan area yang luas seperti gunung maupun pabrik-pabrik. Setelah pengasingan orang jepang pada masa perang dunia II, Adams banyak memotret di kamp pengungsian untuk menceritakan ketidak adilan perang. Beberapa minggu sebelum serangan di Pearl Harbor pada tahun 1941, ia menghasilkan gambar bulan yang bersinar diatas sebuah desa dan Adams menyebutnya dengan “Moonrize, Hernandez, New Mexico” yang dicetak lebih dari seribu cetakan dan membuat kondisi keuangan Adams menjadi lebih baik kala itu.

Pada tahun 1960an, apresiasi fotografi sebagai bentuk seni telah berkembang ke titik di mana gambar Adams ditampilkan di galeri besar dan museum. Pada tahun 1974, Metropolitan Museum of Art di New York menjadi tuan rumah sebuah pameran retrospektif. Pada tanggal 22 April 1984, Adams mengalami serangan jantung dan meninggal di rumah sakit Monterey Peninsula di Monterey California pada umur 82 tahun.(Rul/dbs)

 

About the author

I'm Jornalist and Photographer

Related

JOIN THE DISCUSSION