8 Cara Ciptakan Fotografi Mainan Keren Dan Terkesan Hidup

Toys fotografi merupakan sebuah seni dalam fotografi dimana objek yang diambil bukanlah benda hidup namun sebuah mainan. Meskipun demikian, untuk memperoleh gambar yang bagus dalam genre fotografi ini, fotografer ditantang untuk membuat mainan tersebut seolah-olah hidup. Hal inilah yang sangat menantang dan cukup menyulitkan karena membutuhkan imajanasi yang tinggi.

Fotografi mainan merupakan seni yang memiliki proses sangat menyenangkan dan unik bila dilakukan dengan sepenuh hati. Hal ini berarti bahwa hanya dengan pelatihan yang sungguh-sungguh dan didukung dengan imajinasi yang kuat, maka seseorang bisa menghasilkan karya fotografi mainan yang keren dan menakjubkan. Lantas bagaimana cara membuat fotografi mainan  agar benar-benar terlihat hidup dan penuh imajinasi? Maka ada baiknya anda membaca beberapa teknik dan tips fotografi mainan berikut ini, sebagai panduan dalam berkarya.

  1. Gunakan Lensa Makro

Fungsi dari lensa makro yaitu untuk membuat gambar yang kecil menjadi besar. Hal ini sangat membantu dalam fotografi mainan, dimana Anda harus membuatnya nampak seperti benda hidup. Namun, bila Anda tidak memiliki lensa makro karena masalah budget, maka janganlah berkecil hati, sebab lensa kit juga bisa menolong sekalipun lensa makro merupakan pilihan yang cukup baik untuk fotografi mainan.

Pada fotografi mainan, ketika anda hanya menggunakan lensa kit, maka untuk membuat gambar mainan terlihat besar dan hidup, salah satu caranya adalah dengan berada dekat pada objek yang hendak difoto agar bisa memenuhi frame. Disamping  itu, Anda juga bisa berkreasi dengan menempatkan mainan dalam model bangunan miniature atau sebuah rumah boneka.

  1. Bersihkan Mainan Anda

Dalam fotografi mainan, adalah lebih bagus untuk membersihkan mainan yang hendak dijadikan objek terlebih dahulu, sebelum dipotret. Kenapa? Karena mata Anda tidak akan menyadari partikel debu yang lengket pada tangan dan kamera sampai Anda melihatnya lewat layar komputer. Jadi, untuk memperoleh hasil yang baik, maka bersihkanlah mainan tersebut sebelum dimulai pemotretan.

  1. Memotret Dalam Pikiran

Di genre fotografi mainan, seorang fotografer ditantang untuk membuat mainan yang merupakan benda mati seolah-olah menjadi hidup. Itulah sebabnya, penting untuk memiliki konsep yang jelas maupun imajinasi yang tinggi mengenai apa yang hendak dibuat. Contohnya, kondisi cahaya seperti apa yang hendak digunakan, bagaimana cara memotretnya, dan komposisinya harus seperti apa. Ingat, tanpa konsep yang jelas maka sangat sulit untuk memperoleh hasil yang memuaskan.

Jangan pusing dengan terus memikirkan konsep apa yang cocok dengan mainan Anda, melainkan apa yang terpikirkan, itulah yang langsung dilakukan. Jadilah fotografer yang kreatif dan jangan malas.

  1. Background

Gunakanlah latar belakang yang cocok dengan mainan tersebut dan jangan terlalu over (norak). Setiap jenis fotografi tentunya dilengkapi dengan latar belakang (backround) untuk membuatnya tampak lebih bagus. Oleh karena itu, perhatikanlah latar belakang yang dibuat untuk foto mainan Anda, karena hal itu akan sangat bermanfaat. Sebagai contoh, Apabila Anda mengambil gambar mainan motor yang berwarna biru, maka sesuaikanlah latar anda dengan warna mainan motor tersebut.

  1. Perhatikan Pencahayaan

Semakin baik pencahayaan pada objek mainan, maka semakin jelaslah gambar yang akan didapat. Dan bila memungkinkan, ambilah gambar diluar ruangan atau nyalakan lampu saat hendak melakukan pengambilan gambar di dalam ruangan. Jika Anda menyalakan lampu kamar untuk memberi cahaya tambahan, waspadalah, karena cahaya yang berlebihan dapat membuat obyek foto menjadi over cahaya. Apabila hal itu terjadi, pertimbangkanlah untuk bereksperimen dengan white balance dalam memanipulasi jumlah cahaya yang muncul pada foto.

  1. Pegang Kamera Dengan Benar

Semakin bagus posisi kamera, maka semakin bagus foto yang diambil. Tidak ada orang yang mau melihat foto yang kabur atau shacking. Itulah sebabnya, usahakan tangan Anda agar tetap tenang selama proses pengambilan gambar. Dan jika memungkinkan, manfaatkanlah suatu benda yang lebih stabil sebagai sandaran tangan, misalnya bangku atau dinding.

  1. Perhatikan Sudut Pandang Anda

Sebelum melakukan pemotretan, luangkanlah waktu untuk memikirkan tentang posisi anda ketika hendak mengambil gambar. Maksimalkan penggunaan sudut pandang secara menarik dan jangan selalu mengambil gambar dari arah depan subjek saja. Ingat, sudut pandang memiliki dampak yang besar terhadap komposisi foto, karena itu manfaatkanlah dengan sebaik mungkin. Jangan selalu memotret dari bagian depan subjek terus, melainkan cobalah dengan cara yang bervariasi. Misalnya memotret dari bagian atas, bagian bawah, sebelah kanan dan kiri, belakang, seluruh foto, dan lain sebagainya.

  1. Belajar editing

Setelah selesai melakukan pemotretan, rapihkan hasil foto Anda tersebut dengan aplikasi editing. Hal ini berarti, bahwa tidak selamanya gambar yang diperoleh selalu bagus. Karena itu dibutuhkan proses editing untuk merapihkan gambar-gambar yang diperoleh selama pemotretan. Gunakanlah perangkat lunak photoshop atau yang lainnya untuk membantu Anda dalam proses editing usai pemotretan.(Rul)

 

About the author

I'm Jornalist and Photographer

Related

JOIN THE DISCUSSION