Fotografi Konseptual: Menggunakan Emosi dan Elemen lain

Dalam dunia fotografi, konsep adalah salah satu unsur terpenting yang harus dimiliki oleh setiap fotografer. Sebab dengan konsep yang kuat, seorang fotografer dapat menyampaikan pesan dari foto tersebut secara gamblang ke pemirsanya. Selain itu, yang menjadikan fotografi konseptual begitu menyenangkan adalah, bahwa setiap foto yang disuguhkan lebih dari sekedar hasil karya yang bagus semata. Setiap foto konseptual menggambarkan suatu ide. Intinya adalah, tentang bagaimana melakukan eksplorasi ide dan pengalaman manusia.

Lantas bagaimana tepatnya Anda menerjemahkan ide menjadi sebuah foto dan bagaimana sebenarnya cara kerja fotografi konseptual? Berikut adalah beberapa kiat untuk membantu Anda memulai petualangan fotografi konseptual Anda.

Mengembangkan Konsep

Disamping menggambarkan suatu ide melalui foto, dalam fotografi konseptual, seorang fotografer perlu berpikir lebih dalam dan lebih kreatif ketika menciptakan suatu karya foto. Anggap saja seakan-akan Anda sedang menjelajahi landscape interior dari pikiran Anda. Apa saja cara-cara yang mungkin dapat Anda gunakan untuk menyampaikan suatu ide melalui fotografi? Apakah penjajaran antara ketakutan apokaliptik dan euforia hidup bisa menceritakan sebuah kisah yang baik dari keberadaan dualisme? Atau apakah orang yang tergantung di udara menunjukkan bagaimana seseorang hancur di antara dua dunia? Apakah jalan kosong yang berkabut dengan pohon eik tua di kejauhan memancarkan kesepian dan melankolis, yang menggambarkan inti dari depresi? Dan sebagainya.

Temukan Emosi

Jika Anda dapat membuat sebuah foto yang menarik secara emosional, dan provokatif, maka tujuan Anda telah tercapai. Kebahagiaan dan sukacita, kesedihan dan keputusasaan, mendatangkan suatu emosi yang bisa membuat sebuah foto terpancar dari ketidakjelasan di dalamnya. Apakah siluet suatu pasangan memancarkan romantisme di kala senja? Apakah seorang gadis muda dengan mainan yang tergantung di tangannya menambah kesan teror di jalan yang gelap dan kosong atau menimbulkan simpati dan kesedihan dari para pemirsa? Pikirkan emosi yang Anda ingin agar dirasakan oleh pemirsa, dan kemudian mulai bekerja dari sana.

Ikuti Cahaya

Fotografi adalah melukis dengan cahaya. Untuk menimbulkan emosi tertentu dalam foto konseptual Anda, penting untuk mengeksplorasi segala jenis pencahayaan, dan mungkin tidak perlu berupa perlengkapan pencahayaan yang mahal. Alat pencahayaan dapat ditemukan dalam kehidupan Anda sehari-hari, seperti korek api, senter, lampu rumah, flash eksternal dan yang lainnya. Eksplorasilah segala kemungkinan dan bermainlah dengan cahaya untuk mencapai suasana hati yang Anda inginkan.

Teknik Itu Penting

Dari pemotongan gambar hingga menentukan kedalaman ruang, keterampilan teknis yang Anda miliki bisa menciptakan atau menghancurkan karya foto Anda. Temukan komposisi yang terbaik dalam mengencangkan atau melebarkan pemotretan Anda. Gunakan pengaturan diafragma yang tepat untuk menarik perhatian pada subjek, aturlah kecepatan rana untuk menyesuaikan gaya dari foto Anda. Konsep dan kreativitas memainkan peran besar dalam fotografi konseptual, begitu juga teknik fotografi. Fotografi konseptual sangat kreatif dan menyenangkan. Beberapa dari foto konseptual terbaik adalah segala sesuatu tentang menemukan suara Anda, kreatif, dan menikmati proses pembuatan.(Rul)

 

 

 

About the author

I'm Jornalist and Photographer

Related

JOIN THE DISCUSSION