Mengenal Apa Itu Digital Image Dan Digital Imaging?

Mungkin, banyak orang tidak menyadari bahwa sebuah “foto” yang mereka lihat di sejumlah situs jejaring sosial sebenarnya “bukan foto”. Yang mereka lihat sebenarnya adalah kumpulan sejumlah gambar yang dirangkai menjadi satu, atau yang kerap disebut dengan istilah “digital image” atau “gambar digital”.

Di mata awam, bisa menjadi sangat sulit sekali menemukan perbedaan dan menentukan yang mana benar-benar sebuah foto dan yang mana sebuah digital image. Bahkan, bagi mereka yang bergelut dalam dunia fotografi dan desain, terkadang tetap saja sulit untuk memisahkan keduanya secara gamblang.

Butuh kejelian dan juga pengalaman untuk bisa menjatuhkan vonis sebuah foto adalah hasil karya seorang fotografer dengan kelihaian mengoperasikan kamera atau kepandaian seseorang menggunakan perangkat pengubah citra, seperti, yang paling populer, Adobe Photoshop.

Istilah Digital Image

Arti Secara Luas :

Dalam ruang lingkup luas, istilah digital image mencakup keseluruhan image atau gambar yang lahir dari perangkat pencitraan digital, seperti kamera digital, scanner, komputer. Semua gambar yang Anda lihat di layar monitor komputer atau smartphone Anda adalah “digital image”.

Sebuah printout foto  yang discan dan menjadi sebuah file foto yang disimpan dalam hard disk juga merupakan digital image. Begitu pula sebuah file Jpg yang keluar dari sebuah kamera DSLR atau smartphone, adalah juga gambar digital.

Jadi, digital image bisa didefiniskan sebuah gambar yang lahir dari perangkat pencitraan digital dan hanya bisa dilihat melalu perangkat digital.  Biasanya gambar-gambar ini akan terbentuk dari jutaan pixel, satuan terkecil pembentuk gambar digital.

Arti Dalam Ruang Lingkup Sempit (Fotografi) :

Perkembangan teknologi digital yang semakin hari semakin maju ternyata juga melahirkan golongan orang-orang kreatif baru. Bila di masa lalu, hanya ada dua orang yang bisa menghasilkan gambar, yaitu pelukis atau juru gambar dan fotografer. Namun di era kecanggihan teknologi seperti sekarang ini, tentunya tidak lagi demikian.

Seseorang yang memiliki sebuah smartphone atau komputer yang diperlengkapi dengan perangkat lunak pengolah citra (photo / image editting software) bisa juga menghasilkan gambar atau image. Ia bisa menghasilkan image dengan cara yang berbeda dari kedua golongan terdahulu.

Di tangannya, sebuah image bisa lahir tanpa harus mengotori tangannya dengan cat minyak atau cat air. Ia juga tidak perlu bersusah payah berburu momen kesana kemari ala fotografer. Cukup dengan duduk di depan layar monitor komputernya dan “hunting” foto via internet, ia bisa menghasilkan image versinya sendiri.

Hasil dari kreatifitas orang-orang seperti inilah yang melahirkan gambar yang disebut digital image” atau “gambar digital. Hasilnya, seringkali tidak berbeda dan tidak kalah bagus dibandingkan karya fotografer terkenal sekalipun. Bahkan, seringkali, keindahannya bisa lebih memukau dibandingkan hasil karya seorang fotografer terkenal. Masyarakat awam biasanya akan sulit membedakannya dari foto digital yang keluar dari kamera seorang fotografer. Keduanya akan terlihat sama di layar monitor komputer atau smartphone, sama-sama gambar digital. Tetapi, disitulah letak beda antara foto digital dan “digital image” dalam artian sempit, yaitu proses pembuatannya yang berbeda.

Sebuah foto itu keluar dari kamera, baik digital maupun analog. Dimana apa yang ditampilkan adalah apa yang dilihat oleh seorang fotografer melalui pentamirror (lubang intip pada kamera) atau LCD Monitor. Jadi, sebuah foto mewakili kejadian sebenarnya yang terlihat oleh sang pembuat foto tersebut.

Sedangkan sebuah digital image, tidak mewakili apa yang dilihat oleh sang pembuat dan lebih cenderung merupakan terjemahan dari ide yang ada di dalam pikirannya, bukan kejadian yang benar-benar dilihat secara langsung. Proses pembuatannya seringkali juga memanfaatkan kamera (analog atau digital), selain perangkat digital lainnya. Proses pembuatan sebuah digital image disebut dengan digital imaging atau pencitraan digital.

Wilayah Abu-Abu Antara Foto dan Digital Image

Sebagaimana yangi sudah diuraikan sebelumnya, bahwa terkadang cukup sulit membedakan antara foto dan digital image. Bukan hanya karena yang melihat tidak mengetahui proses pembuatan sebuah image, tetapi juga ada hal lain lagi. Hal itu adalah perkembangan teknologi digital sendiri.

Perangkat lunak pengubah citra atau photo editting software bisa dimiliki siapa saja dan juga semakin mudah dioperasikan. Seorang yang tidak memiliki dasar ilmu komputer atau desain sekalipun sekarang bisa menghasilkan sebuah image yang bagus dengan memanfaatkan efek-efek yang ada di dalam smartphone atau komputer mereka.

Kalangan fotografer sendiri menyadari dan melihat kelebihan software – software ini karena tahu bahwa terkadang hasil sebuah kamera masih memiliki kelemahan. Sering mereka menemukan hasil foto tidak sesuai dengan ide yang ada di kepala mereka tentang hal tersebut. Jadi kalangan fotografer pun mempergunakan berbagai perangkat lunak pengubah citra itu. Bahkan kalau disadari, saat ini banyak kamera digital seperti DSLR atau Mirrorless yang juga diperlengkapi dengan efek-efek sejenis. Jangan ditanya tentang smartphone dimana salah satu aplikasi paling populer adalah aplikasi untuk memodifikasi foto, seperti aplikasi Camera 360.

Lebih Baik Fotografi Atau Digital Imaging?

Jika ada yang bertanya mana yang lebih baik karya foto yang dibuat secara langsung lewat kamera ataukah gambar hasil digital imaging, hal itu merupakan pertanyaan yang salah. Sebab, keduanya tidak perlu diperbandingkan. Keduanya harus dianggap sebagai cabang seni membuat image yang berbeda. Tidak beda dengan fotografi yang tidak bisa dianggap sebagai sebuah seni lukis. Keduanya lahir dari kreatifitas manusia dan perkembangan teknologi. Fotografi lahir belakangan, jauh setelah manusia senang membuat gambar atau image. Seni ini lahir setelah manusia mengenal lensa dan cermin dan tentunya kamera.

Begitu juga dengan digital imaging, si penghasil digital image. Tidak ada yang namanya digital image pada saat kamera masih analog (menggunakan film) dan komputer belum lahir. Jadi, digital image dan digital imaging adalah perkembangan baru dalam seni pembuatan image. Ia harus dianggap sebagai anak bungsu dari keluarga pembuat image. Tidak ada yang lebih baik dan bagus. Seni lukis, fotografi, dan digital imaging masing-masing akan menghasilkan karya yang bisa membuat yang melihatnya merasa terpukau.(Rul)

 

About the author

I'm Jornalist and Photographer

Related

JOIN THE DISCUSSION