4 Manfaat Sauna Seusai Anda Berolahraga

Saat ini, cukup banyak pusat kebugaran yang menyediakan fasilitas sauna (mandi uap) di dalamnya. Ini disediakan sebagai tempat relaksasi tubuh seusai Anda  berolahraga. Namun, apakah ada manfaat lain dari melakukan sauna setelah olahraga, selain untuk membuat badan dan pikiran lebih rileks? Atau malah jangan – jangan sauna setelah olahraga justru berbahaya bagi tubuh dan kesehatan Anda?. Untuk mengetahui hal tersebut, ada baiknya  disimak ulasannya berikut ini.

Sekilas Mengenai Sauna

Sauna atau mandi uap dilakukan di dalam ruangan tertutup dengan suhu sekitar 65 hingga 90 derajat Celsius. Umumnya orang akan menghabiskan waktu untuk sauna selama 15 hingga 30 menit, tergantung pada seberapa kuat toleransi tubuh terhadap suhu panas. Energi yang dikeluarkan saat sauna selama 30 menit sauna sama dengan lari sekitar 10 kilometer. Setelah terbiasa melakukan sauna, Anda bisa meningkatkan ketahanan waktu selama sauna sebesar 40 menit. Namun, tidak dianjurkan untuk melakukan sauna lebih dari sekali dalam sehari.

Menurut Rhonda Perciavalle Patrick, Ph.D, sauna memberikan perbaikan kinerja atletik pada tubuh dengan cepat. Karena itulah kegiatan ini banyak diakukan oleh para atlet setelah berolahraga. Disamping itu, pernyataan serupa disampaikan oleh dr. Mukai, bahwa sauna juga dapat membantu meningkatkan ketahanan dan kekuatan atlet.

Manfaat Sauna Pasca Berolahraga

Dengan disediakannya fasilitas sauna di pusat kebugaran, ternyata memiliki banyak manfaat, asal dilakukan dengan benar. Berikut sejumlah manfaat yang bisa Anda dapatkan dari melakukan sauna setelah berolahraga.

  1. Relaksasi Dan Mempercepat Proses Pemulihan Otot

Usai melakukan olahraga, otot pada tubuh mengalami kerusakan dan menegang. Sauna adalah salah satu cara yang tepat untuk merelaksasikan otot pasca berolahraga. Apalagi bila Anda mengalami gejala nyeri otot atau cedera ringan usai berolahraga, maka sauna ini bisa menjadi salah satu solusinya. Setelah melakukan sauna, proses pemulihan otot yang rusak akan lebih cepat dilakukan dan rasa sakitnya menjadi jauh lebih berkurang.

Menurut Live Strong, The Nort American Sauna Society mengungkapkan, bahwa sauna dapat membantu mengurangi rasa sakit pada otot karena diproduksinya endorfin. Sauna juga membantu menghilangkan asam laktat dan toksin yang dilepaskan saat berolahraga dan membantu meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh. Namun, penelitian ini belum sepenuhnya disepakati kebenarannya oleh para ahli. Selain itu, sauna juga dipercaya bisa membantu mengurangi rasa sakit dan kelelahan pada orang yang memiliki nyeri sendi akibat rheumatoid arthritis dan fibromyalgia.

  1. Menjaga Daya Tahan Tubuh

Ketika Anda melakukan sauna, suhu tubuh, denyut nadi, dan metabolisme tubuh seseorang akan meningkat. Hal ini membuat pembuluh darah menjadi lebih lentur dan memperlancar sirkulasi darah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh, serta akan menurunkan tekanan darah. Semua ini dapat memperbaiki mekanisme kardiovaskular sehingga menghindari penyakit jantung.

  1. Membakar Kalori

Olahraga mungkin cara yang tepat untuk menurunkan berat badan. Namun, jika menggabungkannya dengan sauna, hasilnya akan lebih baik. Sebab, saat melakukan sauna, panas menyebabkan peningkatan denyut jantung dan pembakaran kalori oleh tubuh menjadi lebih banyak daripada duduk di ruangan dengan suhu normal. Walaupun efeknya tidak terlalu besar, tapi ini bisa mengoptimalkan keseimbangan berat tubuh selama melakukan program diet.

  1. Detoksifikasi

Dengan melakukan sauna, tentunya dapat mengeluarkan keringat dalam jumlah banyak. Ini berarti, penetralan racun yang dikeluarkan dari tubuh juga lebih maksimal. Terutama racun yang menempel pada kulit, seperti bakteri, kuli mati, minyak berlebih, dan kotoran (racun dan logam) dari makanan, air, dan udara akan dikeluarkan bersama dengan keringat. Tentu ini akan membuat kulit Anda menjadi lebih bersih setelah melakukan olahraga.

Namun meski sauna seusai berolahraga sangat bermanfaat bagi tubuh, Namun ada hal lain yang per;u untuk diperhatikan. Kemungkinan buruk yang bisa terjadi saat Anda melakukan sauna adalah dehidrasi. Terlebih Anda habis berolahraga dan berkeringat. Untuk itu, penting mengonsumsi banyak air sebelum melakukan sauna. Segera keluar dari ruangan bila Anda merasakan gejala-gejala dehidrasi seperti lemas, pusing, kulit kering, hingga mual.

Bagi Anda yang baru pertama kali mencoba, sebaiknya lakukan sauna dengan waktu bertahap. Pertama lakukan selama 5 menit terlebih dahulu dan terus meningkat hingga 30 hingga 40 menit bila sudah terbiasa. Setelah melakukan sauna, pastikan untuk minum air dua sampai empat gelas  dan mengonsumsi makanan yang direkomendasikan setelah olahraga. Anda bisa melakukannya rutin, sebanyak dua kali dalam seminggu untuk menjaga tekanan darah tetap stabil.(Rul)

 

About the author

I'm Jornalist and Photographer

Related

JOIN THE DISCUSSION