Foto Dengan Efek Bokeh Sedang Digemari Oleh Pengguna Instagram

Di dunia seni fotografi, nampaknya ada juga pergantian trend teknik foto yang kekinian dan sedang di gandrungi oleh sejumlah kalangan, khususnya pengguna sosial media. Biasanya hasil foto yang diambil dengan teknik yang sedang di gemari, banyak diunggah di media social, khususnya instagram Bila berbicara soal tren foto yang kekinian, saat ini banyak Mellennials yang sedang suka dengan foto bokeh. Meskipun sebenarnya, dalam dunia seni fotografi sendiri, foto dengan background ngeblur tersebut adalah hal yang sudah biasa.

Namun semakin maraknya media sosial dan inginnya orang tampil keren saat difoto, foto bokeh menjadi pilihan yang tepat untuk fokus terhadap objeknya. “Istilah bokeh ini bersumber dari bahasa Jepang yang artinya mengaburkan. Dalam dunia fotografi, secara teknis dikenal juga dengan istilah “blur” alias tidak jelas yang dihasilkan dari keterbatasan lensa kamera di mana cahaya yang masuk menjadi “out off focus”.” ucap Faturhaman, salah seorang fotografer di Jakarta.

Seiring pesatnya kemampuan kamera DSLR, mirrorless bahkan kamera handphone, untuk menghasilkan foto bokeh sudah tidak terlalu sulit. Faturahman mengungkapkan, bahwa untuk mendapatkan foto bokeh, hal yang harus diperhatikan adalah penggunaan setingan aperture atau diafragmanya.

“Diafragma yang besar adalah yang memiliki angka kecil, makin kecil ya makin besar pula bukaannya. Setiap kamera punya batasan tertentu dengan diafragma tersebut. Dengan begitu cahayanya akan terfocus pada satu bidang sempit aja atau object utamanya. Dan selebihnya akan terlihat kabur atau blur.” terangnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, dalam membuat foto bokeh, usahakan memotret sedekat mungkin jaraknya dengan objek. Hal ini bertujuan agar kamera lebih mudah menemukan fokus pada objek utama. Selain itu berikan jarak yang jauh antara objek utama dengan background. Supaya kamera lebih mudah membedakan mana yang objek utama dan mana yang bukan. “Kalau jarak backgroudnya terlalu dekat sama obyek utama, maka kamera akan sulit membedakannya. Dan pastinya bokehnya tidak akan terlihat bagus.” tutur Faturahman.

Senada dengan Faturahman, disebutkan oleh Nurul, fotografer asal Tangerang, bahwa di social media, khususnya instagram memang penggunanya sedang gandrung sama foto bokeh. Dan umumnya sambung Nurul, pengguna instagram tersebut bukanlah berprofesi sebagai fotografer, melainkan seneng motret berbagai hal dengan kamera handphone.

Ditegaskan oleh Nurul, bahwa fotografi dengan bokeh ataupun tidak tentu tetap harus mengadung estetika seni fotograi. Hal ini bertujuan agar menampilkan suatu hasil yang indah. Baik itu makanan, alam, ataupun objek manusia. “Untuk penggunaan kamera smartphone agak sulit menggunakan teknik ini. Meskipun sudah banyak juga jenis smartphone yang bisa di seting hingga ke aperture F2. Namun masih ada solusinya, yakni dengan menggunakan beberapa aplikasi yang bisa membuat photo menjadi efek blured. Jadinya lebih ke post processing  alias editing,” jelasnya.

Makin canggihnya kamera pada saat ini, terutama jenis mirrorless dan kamera smartphone, hal itu membuat kian maraknya warga masyarakat yang menshare hasil jepretannya di sosial media, terutama instagram. Banyaknya aplikasi editing atau aplikasi tambahan yang menyediakan fitur foto bokeh, juga makin membantu orang yang senang mengabadikan  berbagai hal di sekelilingnya dan mempostingnya di jejaring sosial. “ Serasa udah kayak fotografer handal deh pokoknya sekarang. Jadi mudah kalau mau bikin foto dengan efek bokeh. Dan banyak teman yang nanya apa saya motonya pake kamera DSLR yah kok bisa bokeh gitu? Padahal Cuma pake HP ajah motonya.” Kata Lina salah seorang pengguna instagram.(Rul)

 

 

About the author

I'm Jornalist and Photographer

Related

JOIN THE DISCUSSION