Lima Kesalahan Yang Sering Dilakukan Fotografer

Manusia tak luput dari kesalahan, karena manusia bukan mahluk sempurna. Namun kesalahan membuat seseorang mau belajar dan tidak melakukan kesalahan yang sama. Khususnya bagi para fotografer, seringkali melakukan lima hal yang tanpa disadari terjadi di lapangan.

Bahkan fotografer profesional pun juga tak luput melakukan kesalahan kala memotret. Sebut saja, sering salah memilih lensa, menghilangkan penutup lensa hingga yang terparah sering menjatuhkan kamera  lensa. Namun yakinlah, dari kesalahan kecil hingga kesalahan besar, membuat seorang fotografer lebih berpengalaman.

Inilah lima hal yang pantang dilakukan para fotografer:
1. Meniup lensa sensor, atau cermin kamera Mengapa? Air liur mengandung banyak bakteri. Maka dari itu hidari meniup debu di kamera menggunakan mulut! Apalagi meniup lensa, dan bagian sensitif lainnya. Solusinya, gunakan blower, resiko tumbuhnya jamur akibat air liur bisa dihindari. So, Stop meniup debu di kamera menggunakan mulut mulai sekarang.

2. Melepas SD Card tanpa mematikan kamera
Kebiasaan ini sebaiknya dihindari karena bisa merusak kamera. Bahayakab jija kamera tidak bisa baca data di SD card? Karena itu, biasakan mematikan kamera terlebih dahulu sebelum mencabut SD Card. Jika malas mencabut SD Card maka gunakan saja kabel data alias USB.

3. Mengelap lensa dengan kain kasar
Jelas ini sangat beresiko! Goresan halus sampai goresan kasar bisa saja menempel di lensa anda! Gunakan mikrofiber untuk mengelap, percayalah hal ini tidak akan memakan waktu lama. Biar efektif dan efisien, selalu simpan lap mikrofiber ketika memotret.

4. Salah memilih lensa
Lensa memiliki spesifikasi yang berbeda-beda. Misalnya, lensa wide angle lebih cocok untuk memotret pemandangan. Lensa makro untuk memotret benda-benda kecil. Disinilah dibutuhkan pemahaman lensa mana yang sebaiknya akan digunakan. Tentukan kamera apa yang hendak digunakan, pastikan sesuai dengan kebutuhan.

5. Lupa memasang dan mengosongkan memory card
Terkadang hal ini sering terjadi. Ketika hendak memotret baru menyadari memory dalam kamera terlalu penuh atau tidak ada memori card nya. Hal ini tentu mengganggu, karena momen tidak bisa diulang. Sebaiknya, biasakan untuk menghapus foto-foto lama dalam memory card dan mengecek ulang kondisi memori dalam kamera. Selain membuat memori lebih lega, foto-foto lama akan tersimpan dengan aman. [Dee/dbs]

About the author

Related

JOIN THE DISCUSSION